Jakarta, 7 Mei 2026
Dewan Pengurus Pusat Perkumpulan Institusi Pendidikan Administrasi Kesehatan Indonesia (DPP PIPAKI) melaksanakan audiensi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada Kamis, 7 Mei 2026, bertempat di Kantor Direktorat Jenderal SDM Kesehatan.
Audiensi ini dilaksanakan sebagai upaya PIPAKI dalam menyampaikan aspirasi perguruan tinggi, dosen, alumni, dan pengguna lulusan Administrasi Kesehatan terkait penguatan posisi lulusan S1 Administrasi Kesehatan dalam sistem Sumber Daya Manusia Kesehatan nasional.
Dalam audiensi tersebut, PIPAKI menyampaikan beberapa poin utama, yaitu sinkronisasi Kurikulum PIPAKI dengan kebutuhan sistem SDM Kesehatan, penguatan posisi lulusan Administrasi Kesehatan berdasarkan UU No. 17 Tahun 2023 dan PP No. 28 Tahun 2024, serta pentingnya pencantuman S1 Administrasi Kesehatan sebagai salah satu kualifikasi pendidikan yang relevan pada formasi CASN, khususnya jabatan Administrator Kesehatan Ahli Pertama.
PIPAKI juga menyampaikan bahwa lulusan Administrasi Kesehatan memiliki kompetensi strategis dalam bidang tata kelola fasilitas pelayanan kesehatan, manajemen pelayanan, sistem informasi kesehatan, mutu dan akreditasi, pembiayaan dan klaim JKN, perencanaan program, serta administrasi kebijakan kesehatan.
Alhamdulillah, aspirasi PIPAKI diterima dan diakomodir dengan baik oleh Kementerian Kesehatan. Aspirasi tersebut akan dibawa dan diperjuangkan dalam rencana pembukaan CASN Tahun 2026.
Sebagai tindak lanjut, Kementerian Kesehatan akan memfasilitasi rapat bersama Konsil Kesehatan Indonesia dan Kolegium untuk membahas lebih lanjut penguatan posisi lulusan Administrasi Kesehatan dalam sistem SDM Kesehatan nasional.
DPP PIPAKI menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan RI atas kesempatan audiensi yang diberikan, serta kepada seluruh anggota PIPAKI, perguruan tinggi, dosen, alumni, dan pihak terkait yang telah mendukung agenda ini.
PIPAKI berharap tindak lanjut audiensi ini dapat berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat bagi penguatan Program Studi Administrasi Kesehatan serta masa depan lulusan Administrasi Kesehatan di Indonesia.




